Powered by Blogger.
STARBIO PLUS
Serbuk bioteknologi modern
untuk mengatasi limbah organik rumah tangga
Aman bagi pipa dan kulit praktis -tanpa harus kuras/sedot Cukup Dituangkan Ke Dalam Closet/Septic-Tank
HEMAT BIAYA,WAKTU,
dan TENAGA
PENTING
sebelum menggunakan Starbio Plus
SEPTIC-TANK YANG BENAR
Lantai Resapan terdiri dari pasir batu karang,injuk dan tanah,tidak boleh di semen/di beton.
kesalahan dalam membuat resapan mengakibatkan Septic-tank sering penuh dengan air.
-MEMPUNYAI PIPA UDARA
pipa udara yang menjulang ke udara terbuka,fungsinya untuk mengeluarkan gas gas yang timbul akibat adanya proses dekomposisi/pembusukan tinja oleh mikroba didalam septic-tank.
apabila pipa ini tidak ada /tersumbat,gas akan keluar melalui closet,menebarkan bau busuk.
PERHATIKAN HAL-HAL DIATAS SEBELUM MENGGUNAKAN STARBIO PLUS,AGAR HASIL EFEKTIF DAN MEMUASKAN
toko kami
Labels
Kisah Sepasang Suami Istri Teladan
Sebuah kisah Cinta Sejati, Kisah nyata yang pernah terjadi di Bumi ini…
Sekian ratus tahun yang lalu…
Di malam yang sunyi, di dalam rumah sederhana yang tidak seberapa luasnya… seorang istri tengah menunggu kepulangan suaminya.
Tak biasanya sang suami pulang larut malam. Sang istri bingung…. hari sudah larut dan ia sudah sangat kelelahan dan mengantuk. Namun, tak terlintas sedikitpun dalam benaknya untuk segera tidur dan terlelap di tempat tidur suaminya. Dengan setia ia ingin tetap menunggu… namun, rasa ngantuk semakin menjadi-jadi dan Sang suami tercinta belum juga datang.
Tak berapa lama kemudian…. seorang laki-laki yang sangat berwibawa lagi luhur budinya tiba di rumahnya yang sederhana.
Laki-laki ini adalah suami dari sang istri tersebut.
Malam ini beliau pulang lebih lambat dari biasanya, kelelahan dan penat sangat terasa.
Namun, ketika akan mengetuk pintu, terpikir olehnya Sang istri yang tengah terlelap tidur…. ah, sungguh ia tak ingin membangunkannya.
Tanpa pikir panjang, ia tak jadi mengetuk pintu dan seketika itu juga menggelar sorbannya di depan pintu dan berbaring diatasnya.
Dengan kelembutan hati yang tak ingin membangunkan istri terkasihnya, Sang suami lebih memilih tidur di luar rumah..
di depan pintu, dengan udara malam yang dingin melilit, hanya beralaskan selembar sorban tipis.
Penat dan lelah beraktifitas seharian, dingin malam yang menggigit tulang ia hadapi karena tak ingin membangunkan istri tercinta.
SubhanAllah…
Dan ternyata, di dalam rumah persis dibalik pintu tempat sang suami menggelar sorban dan berbaring diatasnya..
Sang istri masih menunggu, hingga terlelap dan bersandar sang istri di balik pintu.
Tak terlintas sedikitpun dalam pikirinnya tuk berbaring di tempat tidur, sementara suaminya belum juga pulang.
Namun, karena khawatir rasa kantuknya tak tertahan dan tidak mendengar ketukan pintu Sang suami ketika pulang, ia memutuskan tuk menunggu Sang suami di depan pintu dari dalam rumahnya.
Malam itu… tanpa saling mengetahui, sepasang suami istri tersebut tertidur berdampingan di kedua sisi pintu rumah mereka yang sederhana… karena kasih dan rasa hormat terhadap pasangan..
Sang Istri rela mengorbankan diri terlelap di pintu demi kesetiaan serta hormat pada Sang suami dan Sang suami mengorbankan diri tidur di pintu demi rasa kasih dan kelembutan pada Sang istri.
Dan Nun jauh di langit….
ratusan ribu malaikat pun bertasbih….
menyaksikan kedua sejoli tersebut…
SUBHANALLAH WABIHAMDIH
Betapa suci dan mulia rasa cinta kasih yang mereka bina
terlukis indah dalam ukiran akhlak yang begitu mempesona…
saling mengasihi, saling mencintai, saling menyayangi dan saling menghormati…
Tahukah kita… siapa mereka..?
Sang suami adalah Muhammad bin Abdullah, Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam dan Sang istri adalah Sayyidatuna Aisyah Radhiyallahu `anha binti Abu Bakar As-Sidiq.
Merekalah sepasang kekasih teladan, suami istri dambaan, dan merekalah pemimpin para manusia, laki-laki dan perempuan di dunia dan akhirat.
Semoga rahmat ALLAH TA'ALA senantiasa tercurah bagi keduanya, dan mengumpulkan jiwa kita bersama Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam dan Sayyidatuna Aisyah Radhiyallahu `anha dalam surga-NYA kelak.
dan Semoga ALLAH TA'ALA memberi kita taufiq dan hidayah tuk bisa meneladani kedua manusia mulia tersebut.
Aamiin…Aamiin ya Alloh ya Rabbal’alamiin….
Silahkan SHARE, kisah cinta yang tiada duanya ini ke rekan saudara- saudari terkasih jika menurut saudara- saudari bermanfaat . Semoga pula Allah Ta'ala berikan pahala kepada yang membaca, yang menulis, yang menyebarkan, yang mengajarkan dan yang mengamalkan… Aamin, Aamiin, Aamiin ya Alloh ya Rabbal’alamin …
Sekian ratus tahun yang lalu…
Di malam yang sunyi, di dalam rumah sederhana yang tidak seberapa luasnya… seorang istri tengah menunggu kepulangan suaminya.
Tak biasanya sang suami pulang larut malam. Sang istri bingung…. hari sudah larut dan ia sudah sangat kelelahan dan mengantuk. Namun, tak terlintas sedikitpun dalam benaknya untuk segera tidur dan terlelap di tempat tidur suaminya. Dengan setia ia ingin tetap menunggu… namun, rasa ngantuk semakin menjadi-jadi dan Sang suami tercinta belum juga datang.
Tak berapa lama kemudian…. seorang laki-laki yang sangat berwibawa lagi luhur budinya tiba di rumahnya yang sederhana.
Laki-laki ini adalah suami dari sang istri tersebut.
Malam ini beliau pulang lebih lambat dari biasanya, kelelahan dan penat sangat terasa.
Namun, ketika akan mengetuk pintu, terpikir olehnya Sang istri yang tengah terlelap tidur…. ah, sungguh ia tak ingin membangunkannya.
Tanpa pikir panjang, ia tak jadi mengetuk pintu dan seketika itu juga menggelar sorbannya di depan pintu dan berbaring diatasnya.
Dengan kelembutan hati yang tak ingin membangunkan istri terkasihnya, Sang suami lebih memilih tidur di luar rumah..
di depan pintu, dengan udara malam yang dingin melilit, hanya beralaskan selembar sorban tipis.
Penat dan lelah beraktifitas seharian, dingin malam yang menggigit tulang ia hadapi karena tak ingin membangunkan istri tercinta.
SubhanAllah…
Dan ternyata, di dalam rumah persis dibalik pintu tempat sang suami menggelar sorban dan berbaring diatasnya..
Sang istri masih menunggu, hingga terlelap dan bersandar sang istri di balik pintu.
Tak terlintas sedikitpun dalam pikirinnya tuk berbaring di tempat tidur, sementara suaminya belum juga pulang.
Namun, karena khawatir rasa kantuknya tak tertahan dan tidak mendengar ketukan pintu Sang suami ketika pulang, ia memutuskan tuk menunggu Sang suami di depan pintu dari dalam rumahnya.
Malam itu… tanpa saling mengetahui, sepasang suami istri tersebut tertidur berdampingan di kedua sisi pintu rumah mereka yang sederhana… karena kasih dan rasa hormat terhadap pasangan..
Sang Istri rela mengorbankan diri terlelap di pintu demi kesetiaan serta hormat pada Sang suami dan Sang suami mengorbankan diri tidur di pintu demi rasa kasih dan kelembutan pada Sang istri.
Dan Nun jauh di langit….
ratusan ribu malaikat pun bertasbih….
menyaksikan kedua sejoli tersebut…
SUBHANALLAH WABIHAMDIH
Betapa suci dan mulia rasa cinta kasih yang mereka bina
terlukis indah dalam ukiran akhlak yang begitu mempesona…
saling mengasihi, saling mencintai, saling menyayangi dan saling menghormati…
Tahukah kita… siapa mereka..?
Sang suami adalah Muhammad bin Abdullah, Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam dan Sang istri adalah Sayyidatuna Aisyah Radhiyallahu `anha binti Abu Bakar As-Sidiq.
Merekalah sepasang kekasih teladan, suami istri dambaan, dan merekalah pemimpin para manusia, laki-laki dan perempuan di dunia dan akhirat.
Semoga rahmat ALLAH TA'ALA senantiasa tercurah bagi keduanya, dan mengumpulkan jiwa kita bersama Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam dan Sayyidatuna Aisyah Radhiyallahu `anha dalam surga-NYA kelak.
dan Semoga ALLAH TA'ALA memberi kita taufiq dan hidayah tuk bisa meneladani kedua manusia mulia tersebut.
Aamiin…Aamiin ya Alloh ya Rabbal’alamiin….
Silahkan SHARE, kisah cinta yang tiada duanya ini ke rekan saudara- saudari terkasih jika menurut saudara- saudari bermanfaat . Semoga pula Allah Ta'ala berikan pahala kepada yang membaca, yang menulis, yang menyebarkan, yang mengajarkan dan yang mengamalkan… Aamin, Aamiin, Aamiin ya Alloh ya Rabbal’alamin …
Kisah Istri Teladan
Sore itu, menunggu kedatangan teman yang akan menjemputku di masjid ini seusai ashar.. seorang akhwat datang, tersenyum dan duduk disampingku, mengucapkan salam, sambil berkenalan dan sampai pula pada pertanyaan itu. “anty sudah menikah?”. “Belum mbak”, jawabku. Kemudian akhwat itu .bertanya lagi “kenapa?” hanya bisa ku jawab dengan senyuman.. ingin ku jawab karena masih kuliah, tapi rasanya itu bukan alasan.
“mbak menunggu siapa?” aku mencoba bertanya. “nunggu suami” jawabnya. Aku melihat kesamping kirinya, sebuah tas laptop dan sebuah tas besar lagi yang tak bisa kutebak apa isinya. Dalam hati bertanya- tanya, dari mana mbak ini? Sepertinya wanita karir. Akhirnya kuberanikan juga untuk bertanya “mbak kerja dimana?”, ntahlah keyakinan apa yg meyakiniku bahwa mbak ini seorang pekerja, padahal setahuku, akhwat2 seperti ini kebanyakan hanya mengabdi sebagai ibu rumah tangga.
“Alhamdulillah 2 jam yang lalu saya resmi tidak bekerja lagi” , jawabnya dengan wajah yang aneh menurutku, wajah yang bersinar dengan ketulusan hati.
“kenapa?” tanyaku lagi.
Dia hanya tersenyum dan menjawab “karena inilah cara satu cara yang bisa membuat saya lebih hormat pada suami” jawabnya tegas.
Aku berfikir sejenak, apa hubungannya? Heran. Lagi-lagi dia hanya tersenyum.
Ukhty, boleh saya cerita sedikit? Dan saya berharap ini bisa menjadi pelajaran berharga buat kita para wanita yang Insya Allah akan didatangi oleh ikhwan yang sangat mencintai akhirat.
“saya bekerja di kantor, mungkin tak perlu saya sebutkan nama kantornya. Gaji saya 7juta/bulan. Suami saya bekerja sebagai penjual roti bakar di pagi hari, es cendol di siang hari. Kami menikah baru 3 bulan, dan kemarinlah untuk pertama kalinya saya menangis karena merasa durhaka padanya. Waktu itu jam 7 malam, suami baru menjemput saya dari kantor, hari ini lembur, biasanya sore jam 3 sudah pulang. Saya capek sekali ukhty. Saat itu juga suami masuk angin dan kepalanya pusing. Dan parahnya saya juga lagi pusing. Suami minta diambilkan air minum, tapi saya malah berkata, “abi, umi pusing nih, ambil sendirilah”.
Pusing membuat saya tertidur hingga lupa sholat isya. Jam 23.30 saya terbangun dan cepat-cepat sholat, Alhamdulillah pusing pun telah hilang. Beranjak dari sajadah, saya melihat suami saya tidur dengan pulasnya. Menuju ke dapur, saya liat semua piring sudah bersih tercuci. Siapa lagi yang bukan mencucinya kalo bukan suami saya? Terlihat lagi semua baju kotor telah di cuci. Astagfirullah, kenapa abi mengerjakan semua ini? Bukankah abi juga pusing tadi malam? Saya segera masuk lagi ke kamar, berharap abi sadar dan mau menjelaskannya, tapi rasanya abi terlalu lelah, hingga tak sadar juga. Rasa iba mulai memenuhi jiwa saya, saya pegang wajah suami saya itu, ya Allah panas sekali pipinya, keningnya, Masya Allah, abi deman, tinggi sekali panasnya. Saya teringat atas perkataan terakhir saya pada suami tadi. Hanya disuruh mengambilkan air minum saja, saya membantahnya. Air mata ini menetes, betapa selama ini saya terlalu sibuk diluar rumah, tidak memperhatikan hak suami saya.”
Subhanallah, aku melihat mbak ini cerita dengan semangatnya, membuat hati ini merinding. Dan kulihat juga ada tetesan air mata yg di usapnya.
“anty tau berapa gaji suami saya? Sangat berbeda jauh dengan gaji saya. Sekitar 600-700rb/bulan. 10x lipat dari gaji saya. Dan malam itu saya benar-benar merasa durhaka pada suami saya. Dengan gaji yang saya miliki, saya merasa tak perlu meminta nafkah pada suami, meskipun suami selalu memberikan hasil jualannya itu pada saya, dan setiap kali memberikan hasil jualannya , ia selalu berkata “umi,,ini ada titipan rezeki dari Allah. Di ambil ya. Buat keperluan kita. Dan tidak banyak jumlahnya, mudah2an umi ridho”, begitu katanya.
Kenapa baru sekarang saya merasakan dalamnya kata-kata itu. Betapa harta ini membuat saya sombong pada nafkah yang diberikan suami saya”, lanjutnya
“Alhamdulillah saya sekarang memutuskan untuk berhenti bekerja, mudah-mudahan dengan jalan ini, saya lebih bisa menghargai nafkah yang diberikan suami. Wanita itu begitu susah menjaga harta, dan karena harta juga wanita sering lupa kodratnya, dan gampang menyepelekan suami.” Lanjutnya lagi, tak memberikan kesempatan bagiku untuk berbicara.
“beberapa hari yang lalu, saya berkunjung ke rumah orang tua, dan menceritakan niat saya ini. Saya sedih, karena orang tua dan saudara-saudara saya tidak ada yang mendukung niat saya untuk berhenti berkerja. Malah mereka membanding-bandingkan pekerjaan suami saya dengan orang lain.”
Aku masih terdiam, bisu, mendengar keluh kesahnya. Subhanallah, apa aku bisa seperti dia? Menerima sosok pangeran apa adanya, bahkan rela meninggalkan pekerjaan.
“kak, kita itu harus memikirkan masa depan. Kita kerja juga untuk anak-anak kita kak. Biaya hidup sekarang ini besar. Begitu banyak orang yang butuh pekerjaan. Nah kakak malah pengen berhenti kerja. Suami kakak pun penghasilannya kurang. Mending kalo suami kakak pengusaha kaya, bolehlah kita santai-santai aja di rumah. Salah kakak juga sih, kalo ma jadi ibu rumah tangga, seharusnya nikah sama yang kaya. Sama dokter muda itu yang berniat melamar kakak duluan sebelum sama yang ini. Tapi kakak lebih milih nikah sama orang yang belum jelas pekerjaannya. Dari 4 orang anak bapak, Cuma suami kakak yang tidak punya penghasilan tetap dan yang paling buat kami kesal, sepertinya suami kakak itu lebih suka hidup seperti ini, ditawarin kerja di bank oleh saudara sendiri yang ingin membantupun tak mau, sampai heran aku, apa maunya suami kakak itu”. Ceritanya kembali, menceritakan ucapan adik perempuannya saat dimintai pendapat.
“anty tau, saya hanya bisa nangis saat itu. Saya menangis bukan Karena apa yang dikatakan adik saya itu benar, bukan karena itu. Tapi saya menangis karena imam saya dipandang rendah olehnya. Bagaimana mungkin dia meremehkan setiap tetes keringat suami saya, padahal dengan tetesan keringat itu, Allah memandangnya mulia. Bagaimana mungkin dia menghina orang yang senantiasa membangunkan saya untuk sujud dimalam hari. Bagaimana mungkin dia menghina orang yang dengan kata-kata lembutnya selalu menenangkan hati saya. Bagaimana mungkin dia menghina orang yang berani datang pada orang tua saya untuk melamar saya, padahal saat itu orang tersebut belum mempunyai pekerjaan. Bagaimana mungkin seseorang yang begitu saya muliakan, ternyata begitu rendah dihadapannya hanya karena sebuah pekerjaan.
Saya memutuskan berhenti bekerja, karena tak ingin melihat orang membanding-bandingkan gaji saya dengan gaji suami saya. Saya memutuskan berhenti bekerja juga untuk menghargai nafkah yang diberikan suami saya. Saya juga memutuskan berhenti bekerja untuk memenuhi hak-hak suami saya. Semoga saya tak lagi membantah perintah suami. Semoga saya juga ridho atas besarnya nafkah itu. Saya bangga ukhti dengan pekerjaan suami saya, sangat bangga, bahkan begitu menghormati pekerjaannya, karena tak semua orang punya keberanian dengan pekerjaan itu. Kebanyakan orang lebih memilih jadi pengangguran dari pada melakukan pekerjaan yang seperti itu. Tapi lihatlah suami saya, tak ada rasa malu baginya untuk menafkahi istri dengan nafkah yang halal. Itulah yang membuat saya begitu bangga pada suami saya.
Semoga jika anty mendapatkan suami seperti saya, anty tak perlu malu untuk menceritakannya pekerjaan suami anty pada orang lain. Bukan masalah pekerjaannya ukhty, tapi masalah halalnya, berkahnya, dan kita memohon pada Allah, semoga Allah menjauhkan suami kita dari rizki yang haram”. Ucapnya terakhir, sambil tersenyum manis padaku.
Mengambil tas laptopnya,, bergegas ingin meninggalkanku. Kulihat dari kejauhan seorang ikhwan dengan menggunakan sepeda motor butut mendekat ke arah kami, wajahnya ditutupi kaca helm, meskipun tak ada niatku menatap mukanya. Sambil mengucapkan salam, meninggalkannku. Wajah itu tenang sekali, wajah seorang istri yang begitu ridho.
sumber : http://wulanmahmudah.wordpress.com/2013/05/09/kisah-seorang-istri-teladan/
Inti Atom
Sebelum Al Quran ada, seorang filsuf berasal dari Yunani dari zaman Leukipos bernama Democritus berkata tentang teorinya "Materi terdiri atas partikel - partikel yang sangat kecil yang tidak terlihat dan tidak dapat dibagi, partikel - partikel itu disebut atom. Jadi atom tidak dapat dibagi dan merupakan bagian terkecil. Atom berasal dari kata yunani "A" yang berarti "tidak" dan "Tomos" yang berarti "dibagi". Orang Arab pun juga telah mengerti tentang atom ini jauh sebelum islam datang. Kata "Atom" biasa mereka sebut dengan kata "Dzarrah". Hal ini disetujui dan dipercayai selama puluhan tahun.
Pada tahun 1803, seorang ilmuwan bernama John Dalton membenarkan pendapat Democritus bahwa ataom adalah bagian terkecil. Penelitian berlanjut saat ditemukannya tabung katode yang memendarkan sinar hijau lemah. Pada tahun 1879 William Crookes menemukan tabung katode yang lebih baik, maka J.J Thompson meneliti lebih lanjut sinar katode (partikel) itu.
Setelah beberapa kali percobaan, Thompson menemukan bahwa sinar katode adalah penyusun atom yang bermuatan negatif yang disebut "elektron". ini menandakan kalau atom dapat terbagi - bagi lagi, dan atom bukan partikel yang terkecil. Pada tahun 1886, Eugen Goldstein menemukan sinar kanal dari sinar katoda yang berlawanan arah dengan sinar katode sendiri. Pada Tahun 1898 Wilheln Wien menemukan bahwa sinar kanal adalah penyusun atom yang bermuatan positif yang disebut "proton". Proton terdapat dalam inti atom. Namun, setelah tahun 1932 James Chadwick membuktikan bahwa inti atom tidak hanya terdiri dari elektron dan proton, tapi juga mengandung "neutron" yang bermuatan netral. Jadi atom masih dapat dibagi - bagi lagi menjadi "Elektron", "Proton" dan "Neutron".
Para peneliti diatas menggunakan alat yang tergolong sangat canggih seperti tabung katode yang sudah dimodifikasi, alat pemancar sinar alfa, spektrometer massa dll. Tapi tahukah kita Jauh sebelum penemuan itu di dalam Al Quran telah terdapat kandungan mengenai atom, dan juga menerangkan bahwa atom masih dapat terbagi lagi, padahal saat Al Quran diturunkan saat itu peradaban manusia dan teknologi canggih belum ada. Dalam surat Yunus ayat 61 :
Dalam surat itu dijelaskan perbuatan apapun , dosa atau pahala yang walaupun nilai / bobot perbuatan itu sebesar atom tidak akan luput dari pengawasan Allah, walaupun lebih kecil dari atom atau lebih besar dari atom, semuanya akan tercatat dalam kitab catatan amal / perbuatan manusia.
Al Quran memberikan sebagian hal yang lebih besar dari pemikiran manusia, dan dapat dibuktikan secara nyata. Apakah kita masih dapat meragukan Al Quran ? Masihkan menolak jika ajaran yang paling benar adalah Islam ?
"Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat" Surat Al Baqarah ayat 256. Kami tiada memaksa, sungguh pilihan ada di tangan anda.
Pada tahun 1803, seorang ilmuwan bernama John Dalton membenarkan pendapat Democritus bahwa ataom adalah bagian terkecil. Penelitian berlanjut saat ditemukannya tabung katode yang memendarkan sinar hijau lemah. Pada tahun 1879 William Crookes menemukan tabung katode yang lebih baik, maka J.J Thompson meneliti lebih lanjut sinar katode (partikel) itu.
Setelah beberapa kali percobaan, Thompson menemukan bahwa sinar katode adalah penyusun atom yang bermuatan negatif yang disebut "elektron". ini menandakan kalau atom dapat terbagi - bagi lagi, dan atom bukan partikel yang terkecil. Pada tahun 1886, Eugen Goldstein menemukan sinar kanal dari sinar katoda yang berlawanan arah dengan sinar katode sendiri. Pada Tahun 1898 Wilheln Wien menemukan bahwa sinar kanal adalah penyusun atom yang bermuatan positif yang disebut "proton". Proton terdapat dalam inti atom. Namun, setelah tahun 1932 James Chadwick membuktikan bahwa inti atom tidak hanya terdiri dari elektron dan proton, tapi juga mengandung "neutron" yang bermuatan netral. Jadi atom masih dapat dibagi - bagi lagi menjadi "Elektron", "Proton" dan "Neutron".
Dalam surat itu dijelaskan perbuatan apapun , dosa atau pahala yang walaupun nilai / bobot perbuatan itu sebesar atom tidak akan luput dari pengawasan Allah, walaupun lebih kecil dari atom atau lebih besar dari atom, semuanya akan tercatat dalam kitab catatan amal / perbuatan manusia.
Al Quran memberikan sebagian hal yang lebih besar dari pemikiran manusia, dan dapat dibuktikan secara nyata. Apakah kita masih dapat meragukan Al Quran ? Masihkan menolak jika ajaran yang paling benar adalah Islam ?
"Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat" Surat Al Baqarah ayat 256. Kami tiada memaksa, sungguh pilihan ada di tangan anda.
Renungan Memilih Calon Pemimpin
Sebentar lagi kita akan melaksanakan pemilhan presiden, Bagaimanakah memilih pemimpin yang benar - benar pantas memimpin negara kita ???
Semalam baru saja saya mendengarkan ceramah di Masjid dekat rumah, pembahasan materinya mengenai pemilihan pemimpin. Bagaimana dulu para khalifah dipilih untuk dijadikan pemimpin.
Ketika Nabi Muhammad SAW wafat, ketika itu jasad beliau masih dirumah duka. Kaum Anshar yang saat itu takut akan terjadi kekacauan segera melaksanakan pemilihan umum, mendengar berita tersebut Umar bin Khattab pun mengajar Abu Bakar dan Abi Ubaid untuk mendatangi TPS tersebut.
Ketika datang proses pemilhan yang hanya dilakukan kaum Anshar saja pada saat itu sudah memiliki pemenang, yaitu Sa'ad bin Usada, pada saat itu juga kaum Muhajirin protes dan pada akhirnya Umar bin Khattab pun memutuskan untuk pemilihan ulang pada saat itu. Sehingga akhirnya pemilihan tersebut dimenangkan oleh Abu Bakar Ash Shiddiq melalui sidang Musyawarah.
Setelah Abu Bakar terpilih menjadi khalifah, kemudian memilih Umar bin Khattab sebagai Khalifah selanjutnya setelah berMusyawarah dengan sahabat - sahabat, jadi hakikatnya bukan dipilih tapi ditunjuk karena banyak pertimbangan dan untuk menjadi pemimpin tanggung jawab yang harus diemban sangatlah berat.Walaupun Umar berkarakter keras, namun jiwanya sangatlah baik. Dan dalam kepemimpinan karakter keras, tegas dan cerdas pun sangat diperlukan.
Pada saat sholat subuh, khalifah Umar bin Khattab ditikam oleh Abu Lu'lu'ah yang setelah ditelusuri merupakan salah satu tenaga kerja. Ia melakukan itu karena pernah membuat surat kepada khalifah untuk menaikan upah tetap, tapi ditolak oleh khalifah karena menurutnya upah tetap yang ada itu lebih dari cukup. Pada saat itu, Umar meminta 6 orang tokoh yang antara lain : Utsman, Ali, Abdurahmaan, Thalhah, Zubair dan Sa'ad. Yang pada akhirnya setelah 3 malam belum juga mendapatkan hasilnya (karena sengitnya persaingan antara Ustman dan Ali pada pemilihan ), pada akhirnya khalifah Umar meminta Thalhah untuk mengambil pedangnya dan menghunuskan kepada yang tidak menyetujui calon terpilih. Setelah diberi waktu tiga hari tiga malam lagi, akhirnya Ustman bin Affan pun diangkat menjadi Khalifah dan Ali bin Abi Thalib ikut bergabung dalam pemerintahan.
Dari sejarah diatas, terdapat beberapa point penting yang bisa kita petik pelajaran. Yang Pertama, kita bisa tahu betapa pentingnya arti pemilihan pemimpin. Jadi kita semua jangan sampai Golput, karena pada saat itu saja ketika Jenazah Rasulullah masih berada di rumah duka para sahabat lebih mendahulukan kepentingan umat dengan memikirkan keputusan pemilihan yang dilakukan kaum Anshar.Yang Kedua, pentingnya pengawal bagi pemimpin / khalifah / presiden agar kejadian yang dialami khalifah Umar bin Khattab kemudian khalifah Utsman bin Affan tidak terulang. Dan Yang Ketiga, ketika terjadi persaingan ketat antara Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib untuk menjadi khalifah. Namun setelah Utsman terpilih, Ali bin Abi Thalib pun ikut dalam pemerintah untuk kepentingan umat. Dan yang terkahir, jika bisa dilakukan pemilihan dengan jalan Musyawarah terlebih dahulu kenapa tidak dilakukan, jika memang masih tidak bisa membuat keputusan pemilihan dengan pungutan suara merupakan pilihan terakhir.
Bagaimana dengan Indonesia ???
Jika memang para calon pemimpin kita benar - benar tulus untuk memperbaiki bangsa ini, kenapa tidak bersatu setelah salah satu dari mereka diangkat menjadi pemimpin. Pernahkah kita belajar dengan sejarah dan tahukah kita jika Amerika pun bisa melakukan yang terbaik buat bangsa dan negaranya seperti persaingan antara Obama dan Hillary Clinton pada saat pemilihan, namun setelah pemilihan dan pada saat itu obama memenangkan pemilihan. Hillary tidak ngambek, dan malah tetap meminta untuk program - program yang dimilikinya bisa dijalankan dalam pemerintahan karena tujuannya memang untuk kepentingan bangsanya. Dan pada akhirnya, program - programnya yang memang urgent dijalankan dan dia diangkat menjadi menteri luar negri. Begitu juga dengan Israel, yang setelah pemilihan para calon pemimpin yang lain tidak berusaha untuk menjelekan, menjatuhkan dan iri. Tapi tetap fokus pada pengembangan program yang diusungnya, dan pada akhirnya ketika salah satu dari mereka memang berjuang untuk rakyatnya akan tampak oleh rakyatnya. Dan pada pemilu berikutnya terpilih karena walaupun tidak menjadi presiden namun bisa mensejahterakan masyarakat, apalagi ketika menjadi preseiden.
Sumber : Ust.Dr.H.Rusli Hasbi, Lc, MA.
Semalam baru saja saya mendengarkan ceramah di Masjid dekat rumah, pembahasan materinya mengenai pemilihan pemimpin. Bagaimana dulu para khalifah dipilih untuk dijadikan pemimpin.
Ketika Nabi Muhammad SAW wafat, ketika itu jasad beliau masih dirumah duka. Kaum Anshar yang saat itu takut akan terjadi kekacauan segera melaksanakan pemilihan umum, mendengar berita tersebut Umar bin Khattab pun mengajar Abu Bakar dan Abi Ubaid untuk mendatangi TPS tersebut.
Ketika datang proses pemilhan yang hanya dilakukan kaum Anshar saja pada saat itu sudah memiliki pemenang, yaitu Sa'ad bin Usada, pada saat itu juga kaum Muhajirin protes dan pada akhirnya Umar bin Khattab pun memutuskan untuk pemilihan ulang pada saat itu. Sehingga akhirnya pemilihan tersebut dimenangkan oleh Abu Bakar Ash Shiddiq melalui sidang Musyawarah.
Setelah Abu Bakar terpilih menjadi khalifah, kemudian memilih Umar bin Khattab sebagai Khalifah selanjutnya setelah berMusyawarah dengan sahabat - sahabat, jadi hakikatnya bukan dipilih tapi ditunjuk karena banyak pertimbangan dan untuk menjadi pemimpin tanggung jawab yang harus diemban sangatlah berat.Walaupun Umar berkarakter keras, namun jiwanya sangatlah baik. Dan dalam kepemimpinan karakter keras, tegas dan cerdas pun sangat diperlukan.
Pada saat sholat subuh, khalifah Umar bin Khattab ditikam oleh Abu Lu'lu'ah yang setelah ditelusuri merupakan salah satu tenaga kerja. Ia melakukan itu karena pernah membuat surat kepada khalifah untuk menaikan upah tetap, tapi ditolak oleh khalifah karena menurutnya upah tetap yang ada itu lebih dari cukup. Pada saat itu, Umar meminta 6 orang tokoh yang antara lain : Utsman, Ali, Abdurahmaan, Thalhah, Zubair dan Sa'ad. Yang pada akhirnya setelah 3 malam belum juga mendapatkan hasilnya (karena sengitnya persaingan antara Ustman dan Ali pada pemilihan ), pada akhirnya khalifah Umar meminta Thalhah untuk mengambil pedangnya dan menghunuskan kepada yang tidak menyetujui calon terpilih. Setelah diberi waktu tiga hari tiga malam lagi, akhirnya Ustman bin Affan pun diangkat menjadi Khalifah dan Ali bin Abi Thalib ikut bergabung dalam pemerintahan.
Dari sejarah diatas, terdapat beberapa point penting yang bisa kita petik pelajaran. Yang Pertama, kita bisa tahu betapa pentingnya arti pemilihan pemimpin. Jadi kita semua jangan sampai Golput, karena pada saat itu saja ketika Jenazah Rasulullah masih berada di rumah duka para sahabat lebih mendahulukan kepentingan umat dengan memikirkan keputusan pemilihan yang dilakukan kaum Anshar.Yang Kedua, pentingnya pengawal bagi pemimpin / khalifah / presiden agar kejadian yang dialami khalifah Umar bin Khattab kemudian khalifah Utsman bin Affan tidak terulang. Dan Yang Ketiga, ketika terjadi persaingan ketat antara Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib untuk menjadi khalifah. Namun setelah Utsman terpilih, Ali bin Abi Thalib pun ikut dalam pemerintah untuk kepentingan umat. Dan yang terkahir, jika bisa dilakukan pemilihan dengan jalan Musyawarah terlebih dahulu kenapa tidak dilakukan, jika memang masih tidak bisa membuat keputusan pemilihan dengan pungutan suara merupakan pilihan terakhir.
Bagaimana dengan Indonesia ???
Jika memang para calon pemimpin kita benar - benar tulus untuk memperbaiki bangsa ini, kenapa tidak bersatu setelah salah satu dari mereka diangkat menjadi pemimpin. Pernahkah kita belajar dengan sejarah dan tahukah kita jika Amerika pun bisa melakukan yang terbaik buat bangsa dan negaranya seperti persaingan antara Obama dan Hillary Clinton pada saat pemilihan, namun setelah pemilihan dan pada saat itu obama memenangkan pemilihan. Hillary tidak ngambek, dan malah tetap meminta untuk program - program yang dimilikinya bisa dijalankan dalam pemerintahan karena tujuannya memang untuk kepentingan bangsanya. Dan pada akhirnya, program - programnya yang memang urgent dijalankan dan dia diangkat menjadi menteri luar negri. Begitu juga dengan Israel, yang setelah pemilihan para calon pemimpin yang lain tidak berusaha untuk menjelekan, menjatuhkan dan iri. Tapi tetap fokus pada pengembangan program yang diusungnya, dan pada akhirnya ketika salah satu dari mereka memang berjuang untuk rakyatnya akan tampak oleh rakyatnya. Dan pada pemilu berikutnya terpilih karena walaupun tidak menjadi presiden namun bisa mensejahterakan masyarakat, apalagi ketika menjadi preseiden.
Sumber : Ust.Dr.H.Rusli Hasbi, Lc, MA.
Tragedi Pencemaran Lingkungan
Pada awalnya ketika dinas untuk mengikuti training pengolahan limbah b3 dan non b3 berat rasanya, tapi setelah kemarin mendapat materi dari instruktur. Ternyata banyak manfaat yang saya dapatkan, salah satunya adalah jangan pernah menanggap remeh yang namanya limbah.
Tragedi Love Canal 1940 - 1953
Saya juga baru mengetahui tragedi ini ketika di slide presentasi instruktur ditampilkan, tragedi love canal ini adalah salah satu bencana lingkungan terbesar di Amerika Serikat ataupun juga dunia. Sebuah kanal di sekitar sungai Nagara yang dibangun oleh William T Love pada tahun 1880 ini gagal sebagai rencana untuk menjadi model kota yang sempurna, konflik pemerintahan ditambah teknologi kelistrikan yang minim pada saat itu membuat kanal ini pada akhirnya tidak dapat beroperasi dan menjadi seonggok lahan kosong dengan luas 24.000 m2 dengan dalam 40 meter.
sekitar 50 tahun kemudian, Hooker Chemical, sebuah perusahaan kimia membeli kanal tersebut untuk membuang limbah yang mereka hasilkan sebagai hasil samping memproduksi parfum, pelarut, pewarna dan lainnya. Izin didapatkan dari pemerintah dan kanal love / cinta itu berubah fungsi menjadi tempat penimbunan limbah yang kemudian diketahui mengandung dua zat yang berbahaya dioksin dan benzena yang karsinogenik dan amat beracun bagi makhluk hidup. penimbunan ini pun penuh dan kemudian ditutup dengan pasir, tanah liat serta vegetasi rerumputan pada tahun 1953.
Bencana mulai terjadi ketika pemerintah mendukung pembelian love canal oleh salah satu pihak sekolah, 99th Street School, yang putus asa mencari lahan pendidikan bagi mereka karena mau tidak mau mereka harus memperluas area lahan untuk mengimbangi penduduk yang mulai berdatangan. Satu dollar adalah harga yang akhirnya diberikan oleh Hooker Chemical untuk seluruh lahan pembuangan. Penggalian pondasi bangunan, serta penggunaan tanah liat pelapis dan penimbun limbah untuk pembangunan bangunan sekolah, dan berbagai limbah dan zat lainnya pada love canal yang harusnya tersegel akhirnya terekspos pada alam. Air hujan mulai membanjiri kanal yang kemudian membawa aliran zat kimia berbahaya menuju sekolah dan perumahan disekitarnya. Di beberapa tempat penimbunan limbah bahkan terekspos sebagai genangan dan dipakai bermain oleh anak - anak tidak berdosa.
Leukimia, epilepsi, keguguran, mutasi genetik adalah hal yang biasa ditemui di Love Canal kemudian hari. Miris, sebuah kota dengan populasi yang terus meningkat harus menghadapi masa depan tersuram dalam sejarah kesehatan Amerika Serikat. Penelitian beberapa reporter yang dimulai pada 1976 memberikan fakta menakutkan tentang kualitas lingkungan yang amat buruk. Kucing bermata satu hingga bayi dengan sebaris gigi tambahan adalah fakta menakutkan yang membayangi semua orang di sekitar Love Cana. Pemerintah bergeming sesaat, kalap, menyangkal bahwa bencana tersebut datang dari limbah Hooker Chemical. Sementara itu, fakta lapangan terus berkata lain: 58% bayi mengalami kelainan saat dilahirkan, 33% tingkat kerusakan kromosom, dan angka-angka mengejutkan lain membuat pemerintah akhirnya menyegerakan evakuasi yang diutamakan untuk anak di bawah usia dua tahun serta ibu hamil. Kota tersebut perlahan mati, ditutup, dan sebagian properti yang ada dihancurkan.
Kitaran Love Canal kini hanyalah kota mati. Seperti dilansir pada sebuah media yang ditulis Dr. Elizabeth Whelan, ‘a public health time bomb‘ telah benar-benar meledak dan menimbulkan bencana yang mengerikan. Bencana kesehatan yang bermuara pada satu hal: musnahnya sebuah ekosistem kota.
Kanal berbahaya tersebut saat ini telah dikubur dengan plastik tebal, tanah liat, dan pasir. Lahan tersebut disegel dan dibatasi oleh pagar kawat untuk keamanan lebih lanjut. Bencana Love Canal menjadi kisah pilu yang seharusnya bisa menjadi pelajaran bagi banyak pihak; sebuah contoh nyata bahwa bumi memiliki kapasitas untuk menampung limbah yang dihasilkan manusia.
Tragedi Minamata 1956
Teluk Minamata terletak di kota Minamata, Kumamoto Perfecture, Jepang. Tragedi ini tejadi pada tahun 1959, sektor perekonomian utama di Minamata adalah perikanan. pada saat itu laporan mengenai penyakit aneh di Minamata sangat banyak masuk pada pemerintah daerah Kumamoto, Pasien menderita Kejang-kejang, tidak bisa bicara dengan jelas, berjalan dengan terhuyung-huyung, lumpuh, koordinasi gerakan terganggu dan gangguan fungsi kerja system syaraf lainnya. Ketika diamati lingkungan sekitar, kucing juga menjadi gila, berjalan berputar-putar, terhuyung-huyung, bahkan diceritakan sampai ada yang melompat ke laut. Tidak hanya itu, juga burung camar dan gagak yang mati dan terlihat di sepanjang teluk Minamata.
Yang lebih parahnya adalah ketika anak-anak yang lahir dengan berbagai gejala, kelumpuhan, cacat, keterbelakangan mental, bahkan ada yang meninggal beberapa hari setalah lahir. Padahal orang tua sang bayi dalam keadaan sehat, tanpa menunjukkan gejala-gejala tertentu. Hal ini menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah lokal dan pusat. Apa penyebab terjadinya penyakit aneh ini.
Para peneliti dari Universitas Kumamoto (Medical study group) dan Kementrian kesehatan dan kesejahteraan Jepang melaporkan bahwa pada teluk Minamata telah terjadi pencemaran methyl-mercury. Seluruh ikan dan hewan laut lainnya di teluk Minamata juga sudah tercemar, hal inilah penyebab utama penduduk mengalami gangguan pada system syaraf. Umumnya penduduk Minamata mengkonsumsi ikan rata-rata sebanyak 3 kg per harinya, sehingga hal ini menyebabkan bioakumlasi pada penderita. Penyebab pencemaran ini adalah pabrik besar yang bernama Chisso.
Chisso yang didirikan pada tahun 1908, merupakan pabrik yang memproduksi pupuk kimia untuk pertanian dan salah satu pabrik besar yang bergerak dalam bidang ini di Jepang. Perekonomian di Minamata menjadi kuat seiring dengan perkembangan dan besarnya jumlah produksi hasil indusri oleh Chisso.Selain memproduksi pupuk kimia, Chisso juga memproduksi Asam asetat (Acetic acid), Vinyl Chloryde dan plasticizers. Dalam memproduksi asam asetat, Chisso menggunakan Methyl-mercury sebagai catalyst untuk membuat Acetaldehyde, Acetaldehyde inilah yang nantinya akan diubah menjadi asam asetat. Dengan sistem pengolahan limbah yang sangat buruk, Chisso membuang sampah Methyl-mercury ke teluk Minamata, hal inilah yang menjadi cikal bakal tragedy Minamata.
Tragedi minamata terjadi akibat penumpukan (Bioakumulasi) zat methyl-mercury pada tubuh manusia. Proses bioakumulasi terjadi karena zat methyl-mercury telah masuk ke dalam rantai makanan; laut yang telah tercemar menyebabkan plankton sebagai makanan ikan-ikan juga tercemar, kemudian zat methyl-mercury ini akan menumpuk dalam tubuh ikan, dan manusia sebagai puncak dalam rantai makanan akan memiliki kandungan zat methyl mercury terbanyak (Biomagnification).
Methyl-mercury dalam tubuh dalam jumlah yang banyak akan menyebabkan gangguan pada system syaraf. Methyl-mercury akan menyerang sel-sel syaraf. Proses ini bisa dijelaskan secara umum sebagai berikut; sel syaraf yang terdiri dari Actin, Tubulin dan Neurofibril. Apabila bagian ini diserang oleh methyl-mercury maka bagian actin dan tubulin akan rusak dan menyusut, sehingga microfibril yang menyampaikan ransangan akan terbuka, sehingga terjadilah gangguan mekanisme pada system syaraf. Akibat dari terganggunya sel syaraf ini sangat fatal, dimana koordinasi otak dan anggota tubuh lainnya menjadi tidak sejalan, setiap informasi yang disampaikan oleh otak tidak akan pernah sampai secara utuh pada seluruh anggota tubuh. Hal ini dapat dilihat pada tragedy Minamata dimana penderita susah untuk berbicara, kelumpuhan, berjalan terhuyung-huyung, dan efek lainnya dari gangguan sysaraf.
Kurang lebih 17.000 orang dari Kumamoto Perfecture dan Kagoshima Perfecture yang melapor kepada pemerintah terkait dengan gejala dari Minamata Byō ini. Untuk total jumlah penderita secara keseluruhan tidak dapat dilakukan, karena banyak dari mereka yang merasa malu dan tidak melaporkan diri. Pemerintah Jepang dan Chisso memberikan kompensasi pada penderita Minamata Byō, berupa; terapy, perawatan rumah sakit, dan kompensasilainnya. Dari sekian banyak jumlah penderita Minamata Byō, banyak dari mereka yang meninggal selama masa perawatan, sebelum perawatan dan kondisi lainnya yang tidak dilaporkan.
Setelah kejadian ini, dalam proses yang panjang, para korban yang terkena dampak mercury menuntut ke pemerintahan dan Chisso sebagai sumber dari pencemaran ini. akhirnya pemerintah dan Chisso menyediakan ganti rugi kepada para korban yang telah didata, dan dilakukan perawatan dan rehabilitasi yang dibiayai oleh pemerintah Jepang dan Chisso sendiri.Pada tahun 1968, Chisso menghentikan produksi asam asetatnya, seiring dengan hal itu kadar mercury yang terkandung dalam tubuh ikan dan hewan invertebrata laut lainnya mulai berkurang. Untuk mengantisipasi ikan yang telah terkontaminasi mercury, pemerintah Jepang memasang jaring di teluk Minamata, supaya ikan-ikan dan hewan invertebrata air lainnya tidak tersebar jauh.
Karena ikan-ikan yang mengandung mercury membuat mata pencaharian para nelayan menjadi hilang. Hal ini diantaisipasi oleh pemerintah dan Chisso, semua ikan-ikan yang di dalam jaring di teluk Minamata ditangkap oleh para nelayan, selanjutnya ikan-ikan tersebut akan dibeli oleh Chisso untuk dimusnahkan.Kandungan merkuri yang terdapat pada ikan-ikan dan invertebrata air telah berkurang, dan juga penangkapan ikan-ikan yang mengandung merkuri, selanjutnya bagaimana dengan sedimentasi merkuri pada dasar perairan. Pemerintah Daerah Kumamoto melakukan pengerukan di teluk Minamata.
Sejak saat kejadian tragedi minamata, para penduduk banyak mengambil pelajaran. Mereka tidak membuang sampah pada sembarang tempat, tapi mereka memilah-milah dan mengelompokkan sampah tersebut menjadi 20 kategori. Para korban dari Minamata byo, membagi pengalaman mereka kepada anak-anak dengan datang ke sekolah-sekolah sehingga generasi selanjutnya tahu dan bisa menjaga lingkungan dengan baik, supaya tragedi Minamata tidak terulang kembali.
2 tragedi diatas adalah contoh jika kita tidak peduli dengan lingkungan kita, jangankan untuk memilah limbah. Kebiasaan kita yang membuang sampah sembarangan saja masih banyak dilakukan oleh masyarakat kita. Semoga bisa dipetik pelajaran, agar kita pedulli. Mulailah dari diri kita sendiri dan mulai saat ini.
sumber : instrukutur training pengelolaan limbah B3 ITS Surabaya
Masa Iddah
Masa Iddah adalah masa menunggu bagi kaum wanita muslimah yang bercerai dengan suaminya. Selama masa iddah tersebut seorang wanita tidak boleh menerima laki-laki lain sampai habis masa iddahnya sesuai yang ditetapkan oleh Allah SWT dalam Al’quran selama 3 bulan.
Robert Guilhem, pakar yang mendedikasikan usianya dalam penelitian sidik pasangan laki-laki baru-baru ini membuktikan dalam penelitiannya bahwa jejak rekam seorang laki-laki akan hilang setelah tiga bulan.
Guru besar anatomi medis di Pusat Nasional Mesir dan konsultan medis, Dr. Abdul Basith As-Sayyid menegaskan bahwa pakar Robert Gelhem, pemimpin yahudi di Albert Einstain College dan pakar genetika ini mendeklarasikan dirinya masuk Islam ketika ia mengetahui hakikat empiris ilmiah dan kemukjizatan Al-Quran tentang penyebab penentuan
iddah (masa tunggu) perempuan yang dicerai suaminya dengan masa 3 bulan.
Ia menambahkan, pakar Guilhem ini yakin dengan bukti-bukti ilmiah. Bukti-bukti itu menyimpulkan bahwa hubungan persetubuan suami istri akan menyebabkan laki-laki meninggalkan sidik (rekam jejak) khususnya pada perempuan. Jika pasangan ini setiap bulannya tidak melakukan persetubuhan maka sidik itu akan perlahan-lahan hilang antara 25-30 persen. Setelah tiga bulan berlalu, maka sidik itu akan hilang secara keseluruhan. Sehingga perempuan yang dicerai akan siap menerima sidik laki-laki lainnya.
Bukti empiris ini mendorong pakar genetika Yahudi ini melakukan penelitian dan pembuktian lain di sebuah perkampungan Afrika Muslim di Amerika. Dalam penelitiannya ia menemukan bahwa setiap wanita di sana hanya mengandung dari jejak sidik pasangan mereka saja. Sementara penelitian ilmiah di sebuah perkampungan lain di Amerika membuktikan bahwa wanitanya yang hamil memiliki jejak sidik beberapa laki-laki dua hingga tiga. Artinya, wanita-wanita non Muslim di sana melakukan hubungan intim selain pernikahan yang sah.
Costeau Jadi Muallaf Setelah Temukan Sungai di Bawah Laut
SAYA kagum membaca kisah penemuan sungai di bawah laut, dan terperangah ketika mengetahui bahwa penemunya, Mr. Jacques Yves Costeau, jadi muallaf. Ada secuil pertanyaan yang terbesit: siapakah Mr.Jacques ? Mengapa ia memilih masuk Islam setelah menemukan perbatasan antara air tawar dan air asin serta sungai di bawah laut ?
Menurut Wikipedia, Jacques-Yves Cousteau yang lahir 11 Juni 1910 di Saint-André-de-Cubzac, Perancis, adalah perwira di AL Perancis. Ia seorang oseanografer, dan peneliti serta anggota Académie française. Bersama Emile Gagnan ia bertanggung jawab membuka mata manusia pada dunia bawah air. Mereka membua alat pernapasan bawah air berdasarkan muatan udara yang dimampatkan dan disimpan dalam tangki yang dikenal sebagai paru-paru air Aqua-lung (SCUBA).
Sebelum ditemukan alat ini, penyelam terpaksa mengenakan pakaian yang mempunyai saluran udara yang bersambung dengan permukaan air. Ini membatasi gerak mereka. Aqua-Lung memungkinkan mereka bergerak bebas. Aqua-Lung telah digunakan oleh pihak Sekutu untuk membersihkan perairan internasional dari periuk api musuh semasa Perang Dunia II. Jacques Costeau juga mereka teknik penggambaran bawah air yang digunakan olehnya untuk menghasilkan film dokumenter mengenai kehidupan di sana. Film-filmnya membuka mata orang banyak mengenai adanya keragaman kehidupan di bawah air.
Costeau boleh dikata adalah penjelajah bawah laut. Dari eskplorasi ke eksplorasi, hingga pada suatu ketika tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya, yang kemudian dikenal sebagai sungai di bawah laut.
Pada awalnya, Jackques berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayannya semata saat menyelam. Namun demikian rasa penasaran ini senantiasa menggodanya setiap saat. Berbagai pertanyaan yang bergelayut dalam benaknya itu tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.
Menemukan jawabannya memang bukan hal yang mudah, hingga pada suatu saat Jacques bertemu dengan seorang profesor Muslim. Setelah menceritakan fenomena ini, Sang Profesor pun mengingatkan pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan (surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez. Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan.. .”Artinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.
“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)
Mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, Costeau merasakan sebuah pesona yang luar biasa.Ia kagum, melebihi kekagumannya saat menemukan pemandangan ajaib di bawah lautan yang dalam itu. Dalam pikiran Costeau, Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera.
Berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20 ini pun menjadi mukjizat bagi Costeau. Dan seketika itu pula ia lantas meyakini bahwa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar.
Berangkat dari sini, Mr. Costeau yang meninggal dunia di Paris 25 Juni 1997 itu pun mendapat hidayah dan memeluk Islam.
Subscribe to:
Posts (Atom)
kelebihan starbioplus
BIO INFO
MIKROBA PENGURAI adalah mahluk bersel satu yang hidup di sekitar kita.sebagian orang menyebutnya bakteri tanah,sebab hidupnya memang di dalam tana,juga di dalam septictank kita.
keberadaannya sangat diperlukan,karena mikroba tersebut bertugas menguraikan sisa-sisa bahan organik(tinja,sampahbangkai,limbah)menjadi zat/partikel yang aman bagi lingkungan.
bayangkan apa jadinya bumi ini jika tidak ada mikroba pengurai?sampah dan bangkai bertumpuk disekitar kita,menebarkan bau busuk dan wabah penyakit merajalela
Hal yang harus di perhatikan ;
-jangan memnasukan benda plastik,karet ,filter roko,kertas dll.kedalam closet sebab benda-benda tersebut sulit/tak dapat di uraikanoleh mikroba pengurai.
-jangan tuangkan karbol,lysol kedalam closet sebab bersifat anti-septic(mematikan bakteri,termasuk mematikan mikroba penghancur yang ada di dalam septictank)sehingga septicteank cepat penuh dan bau.



.bmp)







