Powered by Blogger.
STARBIO PLUS
Serbuk bioteknologi modern
untuk mengatasi limbah organik rumah tangga
Aman bagi pipa dan kulit praktis -tanpa harus kuras/sedot Cukup Dituangkan Ke Dalam Closet/Septic-Tank
HEMAT BIAYA,WAKTU,
dan TENAGA
PENTING
sebelum menggunakan Starbio Plus
SEPTIC-TANK YANG BENAR
Lantai Resapan terdiri dari pasir batu karang,injuk dan tanah,tidak boleh di semen/di beton.
kesalahan dalam membuat resapan mengakibatkan Septic-tank sering penuh dengan air.
-MEMPUNYAI PIPA UDARA
pipa udara yang menjulang ke udara terbuka,fungsinya untuk mengeluarkan gas gas yang timbul akibat adanya proses dekomposisi/pembusukan tinja oleh mikroba didalam septic-tank.
apabila pipa ini tidak ada /tersumbat,gas akan keluar melalui closet,menebarkan bau busuk.
PERHATIKAN HAL-HAL DIATAS SEBELUM MENGGUNAKAN STARBIO PLUS,AGAR HASIL EFEKTIF DAN MEMUASKAN
toko kami
Labels
TIPS & TRIK MENCUCI SENDIRI MOBIL ANDA
Mencuci mobil sebenarnya dapat dilakukan di jasa pencucian mobil, tetapi sayangnya kita sering tidak tahu bagaimana kualitas hasil pekerjaannya, seperti tebak-tebak isi buah manggis. Dari beberapa pengalaman saya sih, gara-gara salah masuk ke tempat pencucian mobil abal-abal, maka hasilnya sering mengecewakan akibat pekerjaan yang jahil dan asal-asalan. Ya kalau asal kelihatan bersih sih, OK-ok sajalah. Bila sudah begini keadaannya mau tidak mau pekerjaan tersebut. akan lebih sering kita lakukan sendiri saja. Ya... siapa takut?
Mencuci mobil bukanlah pekerjaan berat dan melelahkan seperti yang Anda kira sebelumnya, apalagi bagi Anda yang sama sekali belum pernah mencobanya sendiri. Disini saya akan memberikan tips dan trik mencuci mobil yang menyenangkan dengan hasil memuaskan.
Pertama yang harus dimiliki adalah pengetahuan dasar tentang hal-hal yang terkait mencuci mobil, yaitu: air pencuci, sabun cuci, alat pencuci, slang air, lap pengering, semir ban dan tempat mencuci.
Air pencuci: hindari air dengan kadar kaporit tinggi (misal: air PAM ~ Perusahaan Air Minum), karena bila terlanjur kering duluan akan meninggalkan bercak-bercak di cat dan kaca mobil (sering disebut jamur cat dan jamur kaca) yang terkenal bandel dan sangat sulit dihilangkan.
Sabun cuci: pakai shampoo mobil khusus untuk mencuci mobil. Pilih shampoo mobil yang aman bagi cat, kaca, karet, plastik dan chrom yang ada pada mobil. Shampoo mobil yang aman, yaitu tidak merusak cat, kaca, karet, plastik dan chrom dalam jangka waktu lama dan tidak meninggalkan kerak/ bercak-bercak di cat dan kaca mobil bila terlanjur kering duluan sebelum sempat dibilas.
Alat pencuci: a. Spons: gunakan spons/ sponge karet yang lunak dan lentur serta memiliki daya serap air/ shampoo tinggi. Hindari spons yang keras yang dapat membaret halus permukaan cat, kaca, karet, plastik dan chrom yang ada pada mobil. b. Kuas: gunakan 2 macam kuas, kuas kecil (ukuran 1”) dan besar (ukuran + 3”). Pilih kuas yang terbuat dari bulu alami dan sambungannya tidak terbuat dari logam. c. Sikat: gunakan 3 macam sikat, yaitu sikat gigi bekas yang berbulu halus, sikat gosok genggam berbulu plastik keras dan sikat gosok bergagang berbulu plastik keras.
Slang air: gunakan slang air yang lentur tapi tidak mudah tertekuk dengan panjang yang cukup untuk menjangkau seluruh bagian mobil. Gunakan pula kepala slang/ semprotan yang dapat membuka dan menutup aliran air secara otomatis.
Lap pengering: terkenal dengan nama Plas Chamois. Hindari chamois untuk mengelap kotoran atau debu. Chamois dibuat hanya untuk mengelap dan mengeringkan permukaan bersih yang masih basah.
Semir Ban: ban yang terbuat dari karet sangat rawan teroksidasi dan kotor. Meskipun ban sudah bersih dari kotoran, tampilannya akan tetap kusam akibat karet yang teroksidasi. Cara mudah untuk mengatasi hal ini adalah dengan memakai semir ban. Untuk itu pilihlah semir ban yang mudah pemakaiannya dan awet kinclongnya.
Tempat mencuci: tempat mencuci yang ideal adalah teduh, terang dan tidak banyak debu berterbangan. Bila tempat teduh sulit ditemukan, maka mencuci dapat dilakukan pada sore sampai malam hari atau pada subuh dini hari sampai menjelang matahari terbit.
Note:
Dari beberapa kali mencoba berbagai merk shampoo mobil, sampai saat ini saya belum menemukan produk yang memuaskan, dalam artian bebas kerak saat selesai pembilasan yang terlanjur kering duluan. Haha... Sampai saat ini saya masih bertahan memakai sabun cair cuci piring (milik maknyak ~ SUNLIGHT Cair) dengan hasil yang sangat memuaskan.
Boleh Anda buktikan sendiri! Pemakaian sabun cair cuci piring ~ SUNLIGHT Cair ini sungguh meringankan pekerjaan mencuci mobil sendiri, karena setiap kali selesai pembilasan, mobil boleh ditinggal begitu saja dalam keadaan basah kuyup dan tidak perlu dilap chamois.
Keunggulan lain dari pemakaian sabun maknyak ini adalah bilasan yang sudah mengering bisa dibilas berulang lagi tanpa perlu takut meninggalkan belang. Meskipun demikian saya tetap menyarankan, khusus untuk kaca-kaca, pengeringannya tetap dilap dulu dengan chamois, untuk minimalizir timbulnya water spot (belang kaca/ jamur kaca).
Beli dan gunakan chamois yang berdaya serap air tinggi, meskipun harganya mahal. Hindari chamois yang sulit menyerap air yang akan menghambat pekerjaan serta sering meninggalkan bercak-bercak kering, karena daya serap air yang jelek.
Chamois harus tersimpan dalam keadaan basah. Bila mengering akan berbentuk “keripik besar” yang rapuh dan mudah patah. Bila menemui hal ini, maka keripik besar tadi di rendam saja dulu ke dalam air dengan hati-hati.
TAHAPAN MENCUCI SENDIRI MOBIL ANDA:
3 zona cuci mobil
Mempersiapkan mobil dan semua peralatan seperti yang sudah dibahas di atas.
Mengeluarkan semua karpet kaki. Bersihkan dulu dan setelah itu di jemur.
Mengguyur keseluruhan body mobil dengan air, untuk mengusir debu-debu yang menempel.
Menyiram mobil di bagian atap, kaca depan, kap mesin, kaca belakang, kap bagasi belakang (bila ada), anggap sebagai Zona 1.
Menyabuni zona 1 secara merata dengan spons dan gunakan kuas 1” untuk menjangkau celah-celah yang sempit.
Segera membilas zona 1 sampai sabunnya tak berbekas.
Menyiram mobil di bagian kaca spion dan rumahnya, pilar A, kaca samping depan, pilar B, kaca samping belakang, pilar C, bodi samping depan, pintu depan, pintu belakang, bodi samping belakang, anggap sebagai Zona 2. Zona 2 ini terdiri atas zona 2 kanan dan kiri. (Sebaiknya selesaikan pekerjaan mencuci zona 2 kanan dulu baru zona 2 kiri atau sebaliknya, yang penting bertahap).
Membersihkan dulu Zona 2 kanan, bagian tengah ke bawah, dari deposit tanah, lumpur, pasir dan kotoran berat lainnya yang sering menempel di daerah tsb., dengan menggunakan kuas 3” tanpa sabun, tetapi diikuti dengan semprotan air kecil s/d sedang. Setelah itu pastikan tidak ada lagi kotoran yang nempel di daerah tsb.
Menyiram ulang Zona 2 kanan secara merata.
Menyabuni zona 2 kanan secara merata dengan spons. Gunakan kuas 1” untuk menjangkau celah-celah sempit. Gunakan sikat gigi halus untuk membersihkan daerah sekitar emblem, bila ada.
Segera membilas zona 2 kanan sampai sabunnya tak berbekas.
Mengulang pekerjaan zona 2 kanan seperti di atas untuk zona 2 kiri.
Setelah itu saatnya mengelap kaca-kaca depan, samping kiri dan kanan serta kaca belakang dengan chamois sampai kering, untuk minimalizir water spot (belang kaca/ jamur kaca).
Menyiram mobil di bagian depan, yaitu: grill, emblem, lampu-lampu depan, bemper depan dan spoiler depan, anggap sebagai zona 3 depan.
Membersihkan dulu Zona 3 depan, bagian tengah ke bawah, dari deposit tanah, lumpur, pasir dan kotoran berat lainnya yang sering menempel di daerah tsb., dengan menggunakan kuas 3” tanpa sabun, tetapi diikuti dengan semprotan air kecil s/d sedang. Setelah itu pastikan tidak ada lagi kotoran yang nempel di daerah tsb.
Menyiram ulang Zona 3 depan secara merata.
Menyabuni zona 3 depan secara merata dengan spons. Gunakan kuas 1” u/ menjangkau celah-celah yang sempit. Gunakan sikat gigi halus untuk membersihkan daerah sekitar emblem, bila ada.
Segera membilas zona 3 depan sampai sabunnya tak berbekas.
Mengulang pekerjaan zona 3 depan seperti di atas untuk zona 3 belakang (meliputi: garnish, emblem, lampu-lampu belakang, bemper dan spoiler belakang).
Menyiram rongga roda (spakbor) mobil depan kanan. Lalu bersihkan dari deposit tanah, lumpur, pasir dan kotoran berat lainnya yang sering menempel di daerah tsb., dengan menggunakan sikat bergagang tanpa sabun, tetapi diikuti dengan semprotan air sedang s/d kencang.
Menyiram dinding ban dan velg roda depan kanan. Gunakan sikat genggam dengan sabun untuk membersihkan dinding ban dari kotoran. Gunakan spons dengan sabun untuk menyabuni velg serta kuas 1” untuk menjangkau celah-celah yang ada.
Segera membilas roda depan kanan sampai sabunnya tak berbekas.
Mengulang pekerjaan seperti membersihkan bagian roda di atas untuk roda-roda lainnya.
Memasang kembali karpet kaki ke dalam mobil.
Setelah ke empat ban kering, maka dinding bannya dapat dioles semir ban agar tampilan lebih segar. Check ke artikel terkait, Tips & Trik Memoles Sendiri Mobil Anda.
Bersihkan, kumpulkan dan simpan kembali semua perlengkapan pada tempatnya.
S E L E S A I.
Note:
Karena dikerjakan sendiri, maka pekerjaan ini dibagi dalam zona-zona dan dilakukan bertahap.
Mengapa harus dalam zona-zona? Salah satu alasannya, yaitu sebagai antisipasi bila tiba-tiba ada keperluan mendadak sehingga pekerjaan mencuci terpaksa harus terhenti ditengah jalan, maka mobil masih bisa tetap layak dan pantas untuk dipakai. Tidak belang-belang maksudnya.
Semua pekerjaan bertahap di atas dapat saya selesaikan tuntas dalam waktu 30 menitan. Hasilnya??? So pasti fantastic dan sangat memuaskan!
high pressure cleaner
Sabun langsung dioleskan di spons, kuas dan sikat. Jadi sabun tidak usah diencerkan dulu ke dalam ember seperti cara lama yang rawan bercampur dengan kotoran. Cuci spons, kuas dan sikat bersih-bersih setiap kali sudah terlihat kotor.
Bila di rumah Anda sudah memiliki alat High Pressure Cleaner, bertenaga listrik, yang masih berfungsi baik, maka segera manfaatkan! Pemakaian alat high pressure cleaner ini akan lebih mempercepat pekerjaan mencuci mobil, sangat efektif untuk pekerjaan mencuci karpet kaki, pembilasan, membersihkan rongga roda (spakbor) yang sangat kotor, dinding ban dan tempat-tempat lain di area kolong mobil yang sulit terjangkau oleh tangan.
sumber : http://otomotipsntricks.blogspot.co.id/
Jenis - Jenis Pintu dan Jendela
Pada tulisan sebelumnya, sudah sedikit saya singgung mengenai fungsi, syarat dan pertimbangan dalam pemasangan pintu dan jendela. Pada tulisan kali ini, akan saya tuliskan mengenai jenis-jenis pintu dan jendela.
Sebelum memutuskan untuk memilih jenis pintu atau jendela, terlebih dahulu kita sesuaikan dengan lokasi dan kebutuhan ruangan, jangan sampai salah pilih. Pintu dan jendela biasanya dikelompokkan sesuai dengan bagaimana bukaannya, hal ini juga sangat erat hubungannya dengan jenis perangkat alat penggantung dan pengunci yang akan dipakai untuk melekatkan daun pintu/jendela pada rangkanya.
1. Jenis Pintu
Jenis pintu bisa dilihat dari beberapa hal, salah satunya adalah jenis pintu dilihat dari cara membukanya daun pintu. Berikut perbedaan pintu dilihat dari cara membukanya daun pintu:
a. Pintu sorong (slide a door) yang membukanya didorong horisontal ke kiri/kanan atau vertikal ke sisi atas, daun-daun pintu ini ditempatkan pada belakang rangka atau pada alat/rel, bagian jendela dapat dibuka penuh.
![]() |
| Pintu Sorong |
b. Pintu lipat, yang membukanya dengan cara didorong dan melipat di kanan/kiri, daun-daun pintu diletakan/digantung pada alat/rel, bagian pintu dapat dibuka ± 90%.
| Pintu Lipat |
c. Pintu Gulung (roll a door), yang membukanya dengan cara digulung di atas, daun-daun pintu digulung pada alat, bagian pintu dapat dibuka penuh.
![]() |
| Pintu Gulung |
d. Pintu sayap tunggal/ganda, daun pintu digatung pada sisi dalam/luar rangka dengan alat/engsel. Pintu ini dibedakan menjadi pintu kiri/pintu kanan. Untuk mengetahui perbedaan ini dengan cara pada saat kita berdiri dan punggung menempel pada alat penggantung, apabila bukaan daun pintu sesuai dengan gerakan membuka tangan kiri maka pintu tersebut adalah pintu kiri demikian juga untuk pintu kanan. Bagian pintu dapat dibuka penuh.
![]() |
| Pintu Sayap |
2. Jenis Jendela
Jendela biasanya dikelompokkan sesuai dengan bukaanya, jendela yang terpasangnya mati tidak terbuka sama sekali, akan memberikan tingkat kekedapan terhadap cuaca paling besar. Jendela yang terbuka untuk ventilasi, pembersihan dan jalan keluar darurat mempunyai daun-daun jendela yang membukanya dengan cara disorong, diayun atau diputar. Berikut ini adalah jenis-jenis utama bekerjanya jendela.
a. Jendela gantung ganda, mempunyai daun-daun jendela yang didorong secara vertikal. Daun-daun jendela ini ditempatkan pada alur depan rangka atau pada alat/rel. Bagian jendela dapat dibuka ± 50%.
![]() |
| Jendela Sorong Vertikal |
b. Jendela gantung ganda, mempunyai daun-daun jendela yang didorong secara horisontal. Daun-daun jendela ini ditempatkan pada alur depan rangka atau pada alat/rel. Bagian jendela dapat dibuka ± 50%.
![]() |
| Jendela Sorong Horizontal |
c. Jendela sayap, mempunyai daun-daun jendela yang digantung pada ambang atas/bawah atau pada tiang. Daun-daun jendela ini ditempatkan pada engsel depan/belakang. Bagian jendela dapat dibuka penuh
![]() |
| Jendela Sayap |
Demikian tadi jenis-jenis pintu dan jendela, semoga kita bisa memilih jenis pintu maupun jendela sesuai dengan kebutuhan kita. Jangan sampai asal pilih, karena saat kita salah memilih, maka akan terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan perkiraan, misalnya pintu/jendela tidak berfungsi baik, tidak cocok dengan tampilan bangunan, atau pembengkakan biaya karena harus menggantu pintu/jendela dengan jenis baru sesuai keinginan. Semoga bermanfaat.
(Disarikan dari Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Jilid 2, Untuk SMK, A.G Tamrin)
Labels:
Teori Bangunan
Fungsi, Syarat, dan Pertimbangan Pemasangan Pintu dan Jendela
Setiap bangunan, khususnya rumah tinggal, pasti terdapat pintu dan jendela sebagai bagian wajib yang harus ada. Ada sebagian orang yang dalam memilih dan memasang pintu dan jendela mempertimbangkan banyak factor, tapi tak sedikit pula yang hanya asal memilih dan memasang, padahal ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus diperhatikan dalam pemasangan pintu dan jendela.
![]() |
| Pemasangan Pintu dan Jendela |
Fungsi Pintu dan Jendela
Pintu dan jendela merupakan konstruksi yang dapat bergerak, bergeraknya pintu atau jendela dipengaruhi oleh perletakan/penempatan, efisiensi ruang dan fungsinya.
Dalam sebuah bangunan, pintu dan jendela mempunyai banyak fungsi, diantaranya sebagai berikut:
Fungsi pintu:
Sebagai sarana lintas antara bagian dalam dan bagian luar bangunan. Selain itu, dalam kegiatan atau komunikasi antar ruang maka pintu sangat diperlukan.
Fungsi jendela
Dalam sebuah bangunan, pintu dan jendela mempunyai banyak fungsi, diantaranya sebagai berikut:
Fungsi pintu:
Sebagai sarana lintas antara bagian dalam dan bagian luar bangunan. Selain itu, dalam kegiatan atau komunikasi antar ruang maka pintu sangat diperlukan.
Fungsi jendela
Berikut ini beberapa fungsi dari jendela:
- Sebagai penerangan alami ruangan
- Sebagai pengatur suhu ruangan sirkulasi udara
- Untuk melihat pemandangan atau situasi luar bangunan
Dalam perencanaannya, pemasangan pintu dan jendela sebaiknya mempertimbangkan banyak faktor. Setidaknya dalam merencanakan pintu dan jendela, ada 4 (empat) hal yang harus dipertimbangkan, yaitu :
1. Matahari
Sebagai sumber pengurangan dan penambahan panas, pintu dan jendela dalam peletakkannya sebaiknya diletakkan di sisi sebelah timur dan/atau barat.
2. Penerangan
Untuk menghasilkan penerangan alami sebuah ruangan, dengan menempatkan jendela dekat sudut ruangan maka dinding didekatnya disinari cahaya akan memantulkan ke dalam ruangan.
3. Pemandangan
Jendela sebaiknya ditempatkan untuk memberi bingkai pada pemandangan. Ketinggian ambang atas jendela sebaiknya tidak memotong pemandangan orang yang duduk ataupun berdiri di dalam ruangan, juga jangan sampai kerangka jendela membagi dua atau lebih suatu pemandangan.
4. Penampilan
Penampilan pintu dan jendela juga perlu diperhatikan, karena jendela akan dapat mempengaruhi penampilan eksterior rumah atau bangunan.
Persyaratan
1. Matahari
Sebagai sumber pengurangan dan penambahan panas, pintu dan jendela dalam peletakkannya sebaiknya diletakkan di sisi sebelah timur dan/atau barat.
2. Penerangan
Untuk menghasilkan penerangan alami sebuah ruangan, dengan menempatkan jendela dekat sudut ruangan maka dinding didekatnya disinari cahaya akan memantulkan ke dalam ruangan.
3. Pemandangan
Jendela sebaiknya ditempatkan untuk memberi bingkai pada pemandangan. Ketinggian ambang atas jendela sebaiknya tidak memotong pemandangan orang yang duduk ataupun berdiri di dalam ruangan, juga jangan sampai kerangka jendela membagi dua atau lebih suatu pemandangan.
4. Penampilan
Penampilan pintu dan jendela juga perlu diperhatikan, karena jendela akan dapat mempengaruhi penampilan eksterior rumah atau bangunan.
Persyaratan
Hal-hal yang tidak boleh dilupakan dari pemasangan pintu dan jendela dalam sebuah bangunan adalah mengenai persyaratan yang harus dipenuhi, syarat-syarat tersebut diantaranya meliputi:
- Pintu dan jendela yang dipasang dapat bekerja dengan aman
- Tahan terhadap pengaruh cuaca, untuk mendapatkan ketahanan terhadap cuaca maka bahan yang digunakan untuk membuat pintu dan juga jendela harus dipilih dari bahan yang baik, tidak mudah lapuk, tidak mudah mengalami kembang/susut (muai, melengkung)
- Tidak ada celah/ cahaya yang tidak dikehendaki masuk, cuaca (suhu udara) masuk ke dalam ruangan.
- Pintu dan jendela harus kuat
- Dalam sebuah ruangan, minimal harus ada 1(satu) buah jendela
Demikian tadi sekilas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pintu dan jendela. Semoga dalam memilih bahan dan memilih perletakkan pintu dan jendela yang baik dan benar bisa memberi dampak positif terhadap bangunan yang kita tempati. Karena, bagaimanapun juga pintu dan jendela merupakan salah satu factor yang menjadi penunjang utama dalam keindahan rumah dan juga memaksimalkan fungsi rumah atau bangunan yang kita tempati. Semoga bermanfaat.
(Disarikan dari Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Jilid 2, Untuk SMK, A.G Tamrin)
(Disarikan dari Buku Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Jilid 2, Untuk SMK, A.G Tamrin)
Labels:
Teori Bangunan
Kelebihan Gypsum / Ciri-Ciri Gypsum Yang Baik
Gypsum (dalam penulisannya kadang tertulis gipsum) merupakan salah satu material bangunan yang biasanya dipergunakan sebagai pengganti material dinding selain tripleks, batu bata, atau batako. Selain itu, gypsum juga biasa dipergunakan untuk plafon, dinding, dan partisi.
![]() |
| Plafon gypsum |
Ada banyak alasan kenapa gypsum menjadi pilihan, diantaranya:
Cepat dan Mudah Dalam Pemasangannya
Untuk memasang gypsum bisa dilakukan dengan cepat dan mudah. Papan gypsum juga mudah dilubangi untuk pemasangan kabel atau yang lainnya, juga mudah diberi treatment khusus seperti disekrup. Selain itu, papan gypsum juga mudah diberi finishing dan ditekuk sesuai kebutuhan.
Lebih Ekonomis
Harga gypsum yang cukup terjangkau membuat pemasangan gipsum tergolong ekonomis, selain itu, pemasangannya tidak membutuhkan terlalu banyak tenaga tukang. Dari segi kemapuan menahan panas, gypsum dapat mengurangi energi listrik yang dibutuhkan AC untuk menyejukkan ruangan.
Untuk memasang gypsum bisa dilakukan dengan cepat dan mudah. Papan gypsum juga mudah dilubangi untuk pemasangan kabel atau yang lainnya, juga mudah diberi treatment khusus seperti disekrup. Selain itu, papan gypsum juga mudah diberi finishing dan ditekuk sesuai kebutuhan.
Lebih Ekonomis
Harga gypsum yang cukup terjangkau membuat pemasangan gipsum tergolong ekonomis, selain itu, pemasangannya tidak membutuhkan terlalu banyak tenaga tukang. Dari segi kemapuan menahan panas, gypsum dapat mengurangi energi listrik yang dibutuhkan AC untuk menyejukkan ruangan.
Lebih Kuat
Kenapa gypsum dikatakan kuat?, karena pada umumnya papan gypsum mampu menahan beban sampai dengan 30 kg/m2. Dalam perkembangannya, papan gypsum dapat menahan benturan-benturan tubuh manusia serta furnitur seperti almari, meja, kursi dan perabot lainya. Untuk lebih kuat lagi menahan beban, pemasangan papan gypsum bisa menggunakan ukuran yang tebal atau dipasang secara berlapis.
Dapat Menghambat Api
Kenapa gypsum dapat menghambat api?, karena kandungan serat fiber dalam batu gypsum sekaligus sifat kertas yang melapisinya mampu menahan rambatan api dalam ruangan. Oleh karenanya papan gypsum dijadikan pilihan yang cukup populer populer untuk melapisi dinding tangga darurat di rumah atau gedung-gedung.
Mampu Menghambat Panas
Gypsum juga dapat menghambat panas. Sifat tahan panas pada gypsum didukung oleh susunan komponennya yang tidak sepadat batu bata plesteran. Hal ini dapat mengurangi kinerja pendingin ruangan bila pemasangan papan gypsum berbatasan langsung dengan bagian luar rumah.
Kenapa gypsum dapat menghambat api?, karena kandungan serat fiber dalam batu gypsum sekaligus sifat kertas yang melapisinya mampu menahan rambatan api dalam ruangan. Oleh karenanya papan gypsum dijadikan pilihan yang cukup populer populer untuk melapisi dinding tangga darurat di rumah atau gedung-gedung.
Mampu Menghambat Panas
Gypsum juga dapat menghambat panas. Sifat tahan panas pada gypsum didukung oleh susunan komponennya yang tidak sepadat batu bata plesteran. Hal ini dapat mengurangi kinerja pendingin ruangan bila pemasangan papan gypsum berbatasan langsung dengan bagian luar rumah.
Apa yang saya tulis diatas hanyalah beberapa alasan kenapa gypsum menjadi pilihan sebagai dinding maupun plafon rumah. Untuk memilih papan gypsum yang baik, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan. Berikut ini ciri-ciri gypsum yang baik:
- Permukaan gipsum rata dan tidak bergelombang
- Kerapatan gypsum tinggi (tidak banyak pori-porinya)
- Kertas terpotong rapi dan jika di paku atau di sekrup kertas tidak robek
- Berstandar internasional yaitu ASTM (American Society For Testing and Materials)
Demikian tadi sedikit ulasan mengenai gypsum beserta ciri-ciri gipsum yang baik. Memang setiap material memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Dalam pemilihan material untuk bangunan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan yang ada. Sekarang ini sudah beredar banyak pilihan gypsum dalam berbagai merek, oleh karenanya kita harus lebih selektif dalam memilih. Semoga bermanfaat.
Labels:
Bahan Bangunan
Contoh RAB Pasang Kaca Tebal 5 mm Dengan Analisa SNI
Sebuah bangunan, tak bisa dilepaskan dari komponen yang terbuat dari kaca, yang umum dijumpai adalah jendela atau ventilasi yang terbuat dari bahan kaca. Nah, bagi Anda yang saat ini sedang mencari referensi cara menghitung anggaran biaya pemasangan kaca, pada postingan kali ini akan saya coba bagikan mengenai cara mengitung rencana anggaran biaya pasang kaca tebal 5 mm dengan menggunakan analisa SNI.
Berikut adalah contoh analisa SNI untuk menghitung kebutuhan biaya 1 M2 Pasang Kaca tebal 5 mm. Sebagai catatan, harga satuan bahan/ upah yang saya gunakan dalam perhitungan berikut hanyalah sebuah contoh, bukan harga baku.
| Koefisien | Satuan | Bahan/ Upah | Harga Satuan | Jumlah |
|---|---|---|---|---|
| 1.1000 | m2 | Kaca tebal 5mm | 100,000.00 | 110,000.00 |
| - | ||||
| 0.0150 | OH | Pekerja | 40,000.00 | 600.00 |
| 0.1500 | OH | Tukang Kayu | 52,500.00 | 7,875.00 |
| 0.0150 | OH | Kepala Tukang | 55,000.00 | 825.00 |
| 0.0008 | OH | Mandor | 50,000.00 | 37.50 |
| Total | 119,337.50 |
Dari hasil contoh perhitungan diatas bisa kita peroleh bahwa untuk pemasangan 1 M2 kaca dengan ketebalan 5 mm adalah Rp 119.337,50. Dengan kata lain bahwa untuk memasang 1 M2 kaca 5 mm dibutuhkan biaya Rp 119.337,50. Lalu, bagaimana kalau luas kaca yang akan dipasang lebih dari 1 M2?, mudah saja, tinggal kita kalikan harga satuan dengan luas atau volume riil kebutuhan.
Misal: luas total kaca yang akan dikerjakan adalah 10 M2, maka perhitungannya adalah:
= 10 x Rp 119.337,50
= Rp 1,193,375.00
Nah, untuk mendapatkan harga satuan pekerjaan yang sesuai dengan realisasi, kita hanya perlu merubah harga satuan bahan/ upah dengan harga satuan yang berlakuk di daerah kita. Koefisien adalah angka baku sehingga kita tidak bisa mengutak-atiknya.
Dengan cara perhitungan diatas semoga bisa mempermudah dalam menghitung kebutuhan biaya, dan yang jelas tak perlu bingung lagi dalam menganggarkan biaya karena sudah bisa diperkirakan dari awal. Orang awam yang kurang menguasai perhitungan Rencana Anggaran Biaya dengan melihat contoh perhitungan diatas kiranya bisa memahami dan menghitung sendiri kebutuhan biayanya. Semoga bermanfaat.
Dengan cara perhitungan diatas semoga bisa mempermudah dalam menghitung kebutuhan biaya, dan yang jelas tak perlu bingung lagi dalam menganggarkan biaya karena sudah bisa diperkirakan dari awal. Orang awam yang kurang menguasai perhitungan Rencana Anggaran Biaya dengan melihat contoh perhitungan diatas kiranya bisa memahami dan menghitung sendiri kebutuhan biayanya. Semoga bermanfaat.
Labels:
Analisa SNI,
Rencana Anggaran Biaya
Penyembuhan Penyakit Tubuh Melalui Asmaul Husna
Ia telah ditemui oleh Doktor Ibrahim Karim (biologi) bahwa Asmaul Husna, Nama yang baik kepada Allah SWT mempunyai kuasa untuk penyembuhan sejumlah besar penyakit.
Dia menggunakan Penyembuhan Penyakit Tubuh Melalui Asmaul Husna.
Dia menggunakan kaedah ketepatan dalam pengukuran tenaga dalam tubuh manusia dan mendapati bahwa setiap satu dari Nama - Nama Allah SWT merangsang tenaga dalam sistem imun (pertahanan) tubuh manusia. Beliau juga mendapati bahwa menyebut Nama - Nama Allah SWT akan memberikan peningkatan dalam Bio Energy tubuh manusia, Dan setelah 3 tahun melakukan penelitian Doktor Ibrahim Karim menyimpulkan cara penyembuhan yaitu dengan meletakan tangan anda pada bagian tubuh yang sakit dan kemudian menyebut Nama Allah SWT, sehingga sembuh penyakitnya Insya Allah.
01. Telinga - Al Sami
02. Tulang - An Nafi
03. Tulang Belakang - Al Jabbar
04. Lutut - Ar Ra'uuf
05. Rambut - Al Badi'
06. Jantung - An Nur
07. Otot - Al Qawiyyu
08. Gelombang Jantung - Al Wahab
09. Otot Jantung - Ar Razaqq
10. Syaraf - Al Mughni
11. Pembuluh Arteri - Al Jabbar
12. Perut - Ar Razaqq
13. Kanker - Al Jalil
14. Kelenjar Tiroid - Al Jabbar
15. Paha - Al Rafi
16. Migrain - Al Ghani
17. Mata - Al Mutaali
18. Pinggang - Al Hayyu
19. Usus Besar - Ar Ra'uuf
20. Usus Halus - Al Razzaq
21. Hati - An Nafi
22. Pankreas - Al Bari
23. Kantung Lemak - An Nafi
24. Rahim - Al Khaliq
25. Ginjal - Al Hadi
26. Rematik - Al Muhaimin
27. Prostat - Ar Rasyid
28. Saraf Mata - Az Zahir
29. Kelenjar Pineal - Al Hadi
30. Tekanan Darah - Al Khaafid
31. Paru - Paru - Ar Razzaq
32. Kelenjar Thymus - Al Qawiyyu
33. Kelenjar Buah Pinggang - Al Bari
34. Kulit Rambut - Al Jalil
35. Rongga Hidung - Al Latif, Al Ghani, Ar Rahim
36. Mata - An Nur, Al Bashir, Al Wahab
Dia menggunakan Penyembuhan Penyakit Tubuh Melalui Asmaul Husna.
Dia menggunakan kaedah ketepatan dalam pengukuran tenaga dalam tubuh manusia dan mendapati bahwa setiap satu dari Nama - Nama Allah SWT merangsang tenaga dalam sistem imun (pertahanan) tubuh manusia. Beliau juga mendapati bahwa menyebut Nama - Nama Allah SWT akan memberikan peningkatan dalam Bio Energy tubuh manusia, Dan setelah 3 tahun melakukan penelitian Doktor Ibrahim Karim menyimpulkan cara penyembuhan yaitu dengan meletakan tangan anda pada bagian tubuh yang sakit dan kemudian menyebut Nama Allah SWT, sehingga sembuh penyakitnya Insya Allah.
01. Telinga - Al Sami
02. Tulang - An Nafi
03. Tulang Belakang - Al Jabbar
04. Lutut - Ar Ra'uuf
05. Rambut - Al Badi'
06. Jantung - An Nur
07. Otot - Al Qawiyyu
08. Gelombang Jantung - Al Wahab
09. Otot Jantung - Ar Razaqq
10. Syaraf - Al Mughni
11. Pembuluh Arteri - Al Jabbar
12. Perut - Ar Razaqq
13. Kanker - Al Jalil
14. Kelenjar Tiroid - Al Jabbar
15. Paha - Al Rafi
16. Migrain - Al Ghani
17. Mata - Al Mutaali
18. Pinggang - Al Hayyu
19. Usus Besar - Ar Ra'uuf
20. Usus Halus - Al Razzaq
21. Hati - An Nafi
22. Pankreas - Al Bari
23. Kantung Lemak - An Nafi
24. Rahim - Al Khaliq
25. Ginjal - Al Hadi
26. Rematik - Al Muhaimin
27. Prostat - Ar Rasyid
28. Saraf Mata - Az Zahir
29. Kelenjar Pineal - Al Hadi
30. Tekanan Darah - Al Khaafid
31. Paru - Paru - Ar Razzaq
32. Kelenjar Thymus - Al Qawiyyu
33. Kelenjar Buah Pinggang - Al Bari
34. Kulit Rambut - Al Jalil
35. Rongga Hidung - Al Latif, Al Ghani, Ar Rahim
36. Mata - An Nur, Al Bashir, Al Wahab
RAB Acian Dinding [ Cara Menghitung Rencana Anggaran Biaya Acian ]
Pekerjaan plesteran masih belum rapi sebelum di aci, oleh karenanya untuk pekerjaan finishing plesteran harus di aci sebelum nantinya dilakukan pengecatan. Acian adalah pekerjaan yang hanya menggunakan bahan semen, namun sebelumnya akan lebih baik kalau kita hitung terlebih dahulu kebutuhan bahan dan juga upah. Sayangnya tidak semua orang mampu melakukan perhitungan kebutuhan bahan dan upah, oleh karenanya pada postingan kali ini akan saya sajikan contoh perhitungan rencana anggaran biaya (RAB) acian dengan menggunakan analisa SNI.
| Pekerjaan Plesteran |
Berikut ini adalah analisa RAB untuk pekerjaan acian beserta dengan contohnya
| Koefisien | Satuan | Bahan//Upah | Harga Satuan | Jumlah |
|---|---|---|---|---|
| 3.2500 | Kg | Portland Semen | 1,500.00 | 4,875.00 |
| - | ||||
| 0.1500 | OH | Pekerja | 40,000.00 | 6,000.00 |
| 0.1000 | OH | Tukang batu | 52,500.00 | 5,250.00 |
| 0.0100 | OH | Kepala Tukang | 55,000.00 | 550.00 |
| 0.0080 | OH | Mandor | 50,000.00 | 400.00 |
| Total | 17,075.00 |
Nah, dengan perhitungan diatas sudah kita peroleh harga satuan pekerjaan acian untuk 1 M2, untuk kebutuhan total tinggal dikalikan saja dengan total volume yang ada. Misalnya volume yang akan di aci 100 M2, maka cara menghitungnya tinggal dikalikan harga satuan untuk 1 m2 dengan volume:
= Rp 17.075,00 x 100
= Rp 1.707.500,00
Jadi, kebutuhan biaya untuk 100 m2 acian adalah Rp 1.707.500,00
Ingat ya, harga satuan bahan dan upah diatas hanyalah sebuah contoh, bukan harga baku, kita harus mengganti dengan harga yang berlaku diwilayah kita untuk menghitung kebutuhan riil biaya yang kita perlukan untuk pekerjaan acian. Untuk mengetahuan biaya riil tinggal kita ganti harga satuan bahan/ upah dengan harga yang berlaku diwilayah kita. Untuk koefisien adalah baku. Semoga bermanfaat.
Labels:
Analisa SNI,
Rencana Anggaran Biaya
Subscribe to:
Posts (Atom)
kelebihan starbioplus
BIO INFO
MIKROBA PENGURAI adalah mahluk bersel satu yang hidup di sekitar kita.sebagian orang menyebutnya bakteri tanah,sebab hidupnya memang di dalam tana,juga di dalam septictank kita.
keberadaannya sangat diperlukan,karena mikroba tersebut bertugas menguraikan sisa-sisa bahan organik(tinja,sampahbangkai,limbah)menjadi zat/partikel yang aman bagi lingkungan.
bayangkan apa jadinya bumi ini jika tidak ada mikroba pengurai?sampah dan bangkai bertumpuk disekitar kita,menebarkan bau busuk dan wabah penyakit merajalela
Hal yang harus di perhatikan ;
-jangan memnasukan benda plastik,karet ,filter roko,kertas dll.kedalam closet sebab benda-benda tersebut sulit/tak dapat di uraikanoleh mikroba pengurai.
-jangan tuangkan karbol,lysol kedalam closet sebab bersifat anti-septic(mematikan bakteri,termasuk mematikan mikroba penghancur yang ada di dalam septictank)sehingga septicteank cepat penuh dan bau.











